Selasa, 30 Juni 2026 – Penetapan status siaga darurat karhutla tahun 2026 selama 123 hari terhitung 01 Juli – 31 Oktober 2026 merupakan langkah penting dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Seruyan. Status siaga karhutla ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan persiapan dalam menghadapi musim kemarau yang rentan terhadap kebakaran.
Rapat koordinasi tersebut juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara BMKG dan BPBD dalam mempersiapkan strategi penanganan darurat. Hadirnya Kepala Stasiun Meteorologi H. Asan Kotawaringin Timur, Bapak Mulyono Leo Nardo, menunjukkan komitmen untuk menyediakan informasi cuaca yang akurat serta mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan bencana karhutla.
Selain itu, kegiatan ini juga menggarisbawahi perlunya sinergi antarinstansi dan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya mitigasi risiko karhutla. Dengan penetapan status siaga ini, diharapkan semua pihak dapat bersiap secara optimal untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.





BMKG Kotawaringin Timur